Sarjana ; 11 Oct 2012
Kupikir aku akan baik-baik saja menghadapi hari di mana aku menjadi sarjana. Tanpa seorang pun siapa-siapa menghadirinya. Cukup menyakitkan ketika kami berjalan memasuki aula, sedang di kiri dan kanan disaksikan para orang tua. Aku tahu tak akan ada seorang pun orang tua yang menaruh mata padaku. Lebih lagi ketika upacara selesai dan semua temanku dihampiri oleh ibu bapaknya. Sedang aku tidak.
Memang, adakalanya manusia merasakah sedih di hari yang seharusnya membahagiakan.
Labels: Hanya Berbagi