Profesi Penerus Tugas Mulia Para Nabi ; 6 May 2014
Tak ada beda antara tugas nabi yang diutus Tuhan dengan tugas para wartawan. Keduanya mengemban misi yang sama; yaitu menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan. Kira-kira seperti itu keseimpulan teori Jurnalisme Kenabian yang dikembangkan oleh salah satu wartawan senior Indonesia; Parni Hadi.
Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Pemimpin Umum LKBN Antara tersebut, tugas para jurnalis memiliki kesamaan dengan tugas para nabi dan rasul. Menyampaikan kabar gembira disetarakan dengan menulis berita yang memberikan informasi, mengedukasi, menghibur, memberi advokasi, pemberdayaan, dan mencerahkan. Sementara memberi peringatan disamakan dengan fungsi kontrol sosial yang menjadi tugas para wartawan.
Jurnalisme Kenabian, lanjut Parni Hadi, bukan berarti lemah, justru jurnalisme yang kritis dengan melakukan laporan investigasi yang berani mengungkap kejahatan dengan maksud mencintai sesama. Prophetic Journalism mengharuskan para jurnalis untuk peka pada lingkungan sekitar, sensitif terhadap kejadian, dan adil pada orang yang dizhalimi.
Wartawan yang mendirikan Surat Kabar Republika ini mengatakan, seorang jurnalis harus melakukan olah raga, olah pikir, olah rasa, dan olah hati untuk mencapai kepekaan serta rasa sensitifitas yang tinggi terhadap keadilan atau ketidakadilan yang berada di hadapannya.
Dengan begitu seorang wartawan tak hanya jadi pandai menulis karya jurnalistik dengan susunan kata-kata yang indah, tapi juga penuh makna. “Semua itu dibingkai dengan kata indah, cinta,” kata Parni Hadi mengatakan bahwa tugas jurnalis meniru hal-hal yang dilakukan para nabi, yakni cinta pada kemanusiaan.
Labels: Keping Ilmu
Kultwit #puasa dari @erbesentanu (bagian II) ; 1 Sept 2010
Ini lanjutannya, simak lagi gan!
1. @erbesentanu: Intisarinya: apakah #puasa kita berhasil mengubah sikap & kebiasaan kita?
2. @erbesentanu: Sebab, bagaimana mungkin kita mengubah nasib tanpa mengubah kebiasaan & sikap yg sudah terseting sebelum bulan #puasa.
3. @erbesentanu: Krn, Nasib manusia terekam dlm jejak-syaraf, hasil kebiasaan hidup & bertugas 'memilihkan' keadaan hidup yg 'diinginkan/dibiasakan' #puasa
4. @erbesentanu: Transformasi internal hasil #puasa akan merubah nasib secara eksternal. Spt software baru yg merubah tampilan & performance komputer kita.
5. @erbesentanu: Karena itu sebenarnya, cara termudah untuk mengubah nasib manusia/masyarakat adalah dg mengubah jejak/jalur syarafnya. #puasa melakukan itu.
6. @erbesentanu: Syaraf/otak hasil kebiasaan baik yg dibentuk selama bulan #puasa akan memilihkan kebaikan. Tapi begitu pula sebaliknya kalau tidak dijaga.
7. @erbesentanu: Jejak syaraf, hasil #puasa adalah manfaat yg perlu kita fokuskan untuk terus kita bawa dalam hidup sampai jauh setelah bulan #puasa berlalu.
8. @erbesentanu: Berapa banyak jejak syaraf kita berubah, terlihat dr brp jauh sifat/kebiasaan/kesadaran kita berubah selama #puasa. Manfaatkan momentum ini.
9. @erbesentanu: Misalnya.. Hidup yg 'seperti susah' (ingat sharing kemarin) adalah jejak/jalur syaraf hasil pembiasaan/kebiasaan pikiran/sikap dimasa lalu.
10. @erbesentanu: Utk refresh: orang/keadaan yg 'seperti susah' mulai berubah jadi 'seperti mudah' selama #puasa. Meskipun orang/keadaan itu msh sama. Ingat?
11. @erbesentanu: Dari hidup 'seperti susah' menjadi 'seperti mudah' ada masa transisi sebelum terbentuk pembiasaan (homeostatis) syaraf baru selama #puasa
12. @erbesentanu: Salah satu manfaat #puasa bertujuan merekondisi prasangka-prasangka manusia agar hidupnya serasa 'seperti mudah' secara berkelanjutan.
13. @erbesentanu: #puasa membuat kita bisa melihat hidup dlm brbagai dimensi (mis: susah-senang-biasa) scara seimbang. Otak lincah bermain dibrbagai frekuensi
14.@erbesentanu: #puasa menghasilkan susunan syaraf/otak baru yg memungkinkan keluasan pandang, pikiran panjang, bijak & berserah hasil latihan sabar & takwa
15.@erbesentanu: #puasa membentuk jalur komunikasi syaraf pikiran yg lincah, lugas & efektif. Spt cara main bola Liga Premier dibanding dg Liga apa gitu..:)
16. @erbesentanu: Jadi hasil dari #puasa adalah suatu kehidupan yang efektif & tidak bertele-tele.
Betul, teruskan. Salah, maafkan. Berkah, syukuri. Lincah.
17. @erbesentanu: Syaraf prima dpt mslh: 'okeylah kalao begetooh', dpt berkah: 'apa boleh buat, sdh resiko..:)',
keduanya ungkapan syukur. #puasa
18. @erbesentanu: Dahsyatnya, kita begitu disayangiNya dgn dihadiahi 'paga' bulan #puasa kalau2 setingan syaraf/otak kita mulai tdk nyambung dengan kehidupan.
19. @erbesentanu: Sehingga bagi yg takwa bulan #puasa sangat dirindukan kedatangannya. Marhaban Ya Ramadhan!
20. @erbesentanu: Begitupun kpergian blm #puasa ditangisi mengingat tanpa kasih-sayangNya kita mgkn takkan prnh sadar tlh menganiaya diri & lingkungan slm ini
21. @erbesentanu: Hasil #puasa adalah apa nyata setelah bulannya berakhir. Apa yg berubah dari diri kita setelah pelatihan sosial ini berakhir.
22. @erbesentanu: Untuk menjaga manfaat#puasa banyak yg bisa kita lakukan dlm keseharian. Semua sdh pada tahu kan? Kalau perlu kapan2 bisa kita ulas juga.
23. @erbesentanu: Minimal buatlah komitmen pribadi & komitmen sosial yg hendak kita wujudkan seterusnya. Berbungl dgn teman2 sehati dilingkungan masing.
24. @erbesentanu: Saling sapa, saling jaga, saling puji. Saling asah-asih-asuh setelah bulan #puasa ini berakhir.
25. @erbesentanu: Mari kita tebar terus manfaatnya, setdknya utk diri sendiri & lingkungan kita. Krn manfaat #puasa yg sesungguhnya hanyalah milikNya semata.
26. @erbesentanu: Sekian dulu ya sharing #puasa nya. Semoga bermanfaat. Terima kasih. Mohon maaf lahir & bathin..Tamat kawan. Oke, semoga bermanfaat.
Labels: Keping Ilmu
Kultwit #puasa dari @erbesentanu (bagian I) ;
Ada lagi nih kawan! Kepingan - kepingan ilmu yang dihadiahkan oleh Erbe Sentanu dari akun twitternya. Kali ini tentang puasa. Lanjut aja bacanya ya...
1. @erbesentanu: Setelah banyak ulasan ttg #puasa dr berbagai sudut, saya mau sharing tentang hal itu dari sudut manfaat praktisnya untuk kita dan sosial.
2. @erbesentanu: #puasa slh satunya berasal dr kata upa wasa: Mendekatkan diri kepadaNya. Bhs aseli lainnya berarti: Manfaat yang Besar dariNya untuk DiriNya
3. @erbesentanu: #puasa Proses perbaikan kondisi eksternal sosial dg cara menyempurnakan kondisi internal individual. Rekalibrasi dunia internal & eksternal
4. @erbesentanu: Prosesnya #puasa dg cara mengupgrade kondisi tubuh (otak & sistem syaraf) manusia agar berfungsi lebih optimal untuk dirinya & orang lain.
5. @erbesentanu: Teknologi #puasa adalah dengan mengurangi eksternal intake (makan/minum) dan menambah internal intake (moral/ibadah).
6. @erbesentanu: Dalam keadaan #puasa tanpa makanan/minuman otak DIBUAT tidak mampu untuk ber lama2 berada di gelombang Beta untuk marah, mengeluh dlsb.
7. @erbesentanu: Dalam keadaan #puasa otak berusaha mencari keseimbangan homeostatis baru dengan bergeser-geser ke gelombang Alpha, Theta & Delta.
8. @erbesentanu: karena itu efek #puasa muncul seperti misalnya mengantuk, 'halusinasi' ringan, hingga mudah tertidur.
9. @erbesentanu: Ketika #puasa, Sahur bahkan melatih otak/tubuh untuk bekerja (makan & ibadah) dalam gelombang Theta yg lebih powerful.
10. @erbesentanu: Apa yang perlu kita follow-up supaya manfaat #puasa bisa lebih permanen?
11. @erbesentanu: Hidup 'sepert lebih mudah' adalah kesimpulan hati yg instant tanpa berpikir. Hasil dari pembiasaan/kebiasaan selama bulan #puasa.
12. @erbesentanu: Coba perhatikan, apa yg biasa membuat anda kesal, 'seolah/sepertinya' tidak lagi begitu mengesalkan setelah beberapa hari #puasa.
13. @erbesentanu: Itu bukanlah semata hasil pemikiran, namun hasil rekondisi otak/sistem syaraf baru. Keinginan utk berbuat baik secara otomatis. Hasil #puasa
14. @erbesentanu: Karena sistim syaraf/otak yang 'newly and comprehensively upgraded' memang tidak lagi merasa cocok dengan pranata hidup yang partial.
15. @erbesentanu: Proses rekondisi syaraf/otak lewat #puasa membuat kita lebih mudah menerima orang lain & kenyataan hidup yg terjadi.
16. @erbesentanu: Manfaat #puasa seperti itu sangat dirasakan oleh individu. Jika digabung secara kolektif hasilnya: WADAOW!!
17. @erbesentanu: Sebentar ya sharing #puasa nya ditunda sedikit.. Anak saya tidur diluar kamar kena nyamuk..
18. @erbesentanu: Setelah oles2 sedikit anti nyamuk sharing #puasa kita mulai lagi.. Mudah2an nggak kemaleman ya..
19. @erbesentanu: Proses rekondisi syaraf/otak #puasa terjadi gradual. Seperti berganti kacamata yang berwarna-warni dengan yang berwarna bening.
20. @erbesentanu: Kadang terjadi hal lucu selama proses transformasi otak/syaraf #puasa. Seperti di twilight zone. Nalar berpikir lain tubuh melakukan lain.
21. @erbesentanu: Saatu sore hendak keluar, saya langsung duduk sebagai penumpang dan kasih kunci ke anak saya yg baru 10th untuk setir mobil. #puasa
22. @erbesentanu: Saya baru sadar setelah dia ngomong: "kok aku disuruh nyetir..?." #puasa
23. @erbesentanu: Pagi di bulan #puasa, PIM masih baru waktu itu, masuk toilet sambil mengeluh: ..tempat semewah ini kok toiletnya nggak dikasih urinoir?
24. @erbesentanu: Baru sadar setelah keluar berpapasan dg 2 org ibu cekikikan melihat saya nongol dari toilet jatah mereka. *perasaantadimikir? #puasa
25. @erbesentanu: Dalam memandang kehidupan sementara terjadi kebingungan, kerancuan, kegundahan.. #puasa
26. @erbesentanu: Karena twilight zone ini cukup lama (sebulan). Otak dikondisikan utk mau tak mau menerima kebingungan itu cukup lama sampai terbiasa. #puasa
27. @erbesentanu: #puasa adalah MASA TRANSISI PENTING dalam proses transformasi dari buruk ke baik, dari kesusahan ke kemudahan itu.
28. @erbesentanu: Dalam #puasa kita dihadapkan: Melawan tidak mampu. Menyerah tidak mau. Perfect time for THE transformation. The real spiritual awakening.!
29. @erbesentanu: Ternyata lama juga sharingnya.. Kita lanjut besok malam aja ya.. Sekarang sudah pada ngantuk siap2 untuk sahur.. Terima kasih sudah mampir..
30. @erbesentanu: Terima kasih juga untuk semua yang sudah kasih komentar.. Selamat istirahat..Seperti yang ia bilang, lanjut besok saja yaaa? Ups, kelamaan. Buat saya butuh beberapa menit saja. #sotoy #mintaditoyor
Labels: Keping Ilmu
Pernik Ilmu Tentang Kesadaran dari @erbesentanu ;
Tahu Erbe Sentanu? Ah, masa tak kenal? Kalau dari biodata twitternya, ia menulis dirinya itu:
Founder Katahati Institute | Teknologi Transformasi Hati | Transforming Lives One ♥ At A TimeTahu? Itu loh penulis buku Quantum Ikhlas yang pernah menjadi buku best seller nasional. Itu loh, buku yang memberikan penjelasan mengenai betapa kuatnya perasaan (baca: hati). Itu loh, buku yang memberikan pengertian manusia itu (seharusnya)ciptaan yang sempurna dengan hardware paling canggih yang pernah diciptakan manusia (baca: otak). Itu loh, buku yang memberi tahu kita kalau bahagia itu adalah sebuah pilihan. Itu loh, buku yang menerangkan dengan ikhlas melangitkan masalahmu kepada Tuhan hal apapun Insya Allah, akan mudah dicapai. Itu loh, buku yang.... STOP! Saya bukannya mau meresensi buku Quantum Ikhlas, tapi membagikan hal lain pelajaran yang tak tertera dalam buku itu yang ia sedeqahkan ilmunya itu kepada para followersnya. Hmm... ia membahas tentang
kesadaran. Kalau mau tahu, lanjut saja gan baca terus ke bawah. Simak gan!
Mau share bbrp pikiran ttg meningkatkan kesadaran (awareness). Ada yg tertarik?
Yuk2 Kt ngobrol2 aja ya. Sbnrny sy justru diingatkan anak sy, wkt itu 7th: "Ba
Bicara kesadaran kita pasti bicara dulu pikiran. Tiap hari, setiap orang rata2 memiliki 60.000 pikiran. 80% adlh pikiran recycle.
Hidup adalah hasil pikiran. Kesulitan orang dalam hidup adalah karena tak seorangpun bisa memastikan pikiran berikutnya.. dan berikutnya..
Tak seorangpun juga betul2 tahu pikiran yang mana yang akan dikerjakannya setiap saat. Disinilah drama kehidupan biasanya dimulai.. :)
Ilmuwan bahkan menyimpulkan kebanyakan tindakan adlh impuls bawah-sadar, baru kemudian disusul oleh pikiran sadar yg 'dipaksa' mendukungnya.
Semakin cepat gelombang-otak semakin menyulitkan orang utk bisa memperhatikan impuls bawah sadarnya. Semakin sulit utk bertindak dg sadar.
Dengan melambatkan gelombang-otak & tindakannya org bisa mulai belajar memperhatikan impuls bawah-sadarnya utk memperbaiki tindakannya.
Impuls bawah-sadar terlalu cepat & kuat utk dikuasai oleh kecerdasan pikiran sadar. Kebiasan bertindak tergesa2 memperparah situasi ini.
Puasa yg melambatkan proses kehidupan sangat positif. Fasting is an introduction to The Power of Slow. *alon2 waton kelakon
Semakin terampil orang menyaksikan bawah-sadarnya semakin berkualitas kesadaran (awareness) orang itu.
Makin baik kesadaran seseorang makin mudah ia menyelaraskan tindakan dengan kebenaran - tuntunan hati -nya.
Saat jam tubuh melambat sel & syaraf bekerja lebih efisien. Kesadaran (awareness) pun meningkat. *the power of slow
Lebih dari sekedar tingkat kecerdasan, pilihan2 hidup yang bermutu memerlukan tingkat kesadaran yang tinggi.
Sementara, peningkatan kesadaran otomatis meningkatkan kecerdasan yang lebih holistik.
Kecerdasan adalah fingsi kesadaran, bukan sebaliknya. Semakin sadar seseorang semakin tinggi kecerdasannya.
Kesadaran membuat orang bisa menuntun kemana kecerdasannya harus diarahkan.
Lebih dari kecerdasan, kesadaran meningkatkan dan menstabilkan kerja sistim-syaraf yang kompleks.
Kelembutan perilaku (hati) tercermin dalam kehalusan kerja sistim jaringan syaraf yang kompleks.
Dengan kata lain stabilitas sistim kerja syaraf kompleks yg halus dan berkualitas (i.e. perilaku) sangat bergatung pada tingkat kesadaran.
Kestabilan kerja syaraf kompleks yg tinggi adl mesin kecerdasan manusia. Hal ini bisa terus ditingkatkan, dimana puncaknya belum diketahui.
Dengan jenis kecerdasan seperti itu kreatifitas, intuisi & logika kepatutan (nurani) mudah diidentifikasi dan dimobilisasi.
Kesadaran adalah akses ke dunia 'tanpa-batas' seperti banyak diulas oleh pakar human potential development.
Setiap terobosan (mis. iptek) selalu didahului oleh 'letupan' kesadaran penemunya.
Pelajari letupan2 kesadaran yg dialami oleh inovator2 spt Einstein, A Edison, Gandhi, Bung Karno dll sebelum penemuan/ terobosannya terjadi.
Penerus2 mereka yang tidak mengalami letupan kesadaran hanya bisa melanjutkan namun tidak mampu melampauinya.
Para nabi adalah juga inovator2 yang mengalami letupan kesadaran luar biasa.
#puasa membuka peluang terjadinya letupan kesadaran manusia secara meluas. hal ini yg sebaiknya dioptimalkan.
Kesadaran & kecerdasan seperti inilah yg dibutuhkan dunia sekarang. Mampu meningkatkan taraf hidup tanpa merusak tatanan hidup.
Hasilnya banyak terobosan iptek yg berhasil mengangkat derajat kemanusiaan. Penemuan teknologi nano & metamaterial misalnya.
Rekayasa sosial & budaya juga memerlukan tingkat kesadaran baru yang setara dengan tantangannya.
Lewat kesadarannya setiap kita memiliki kemampuan yang sama untuk menciptakan terobosan2 dalam hidupnya.
Tanpa dorongan letupan kesadaran permasalahan hidup akan semakin tak terkejar oleh kecepatan intekektual yang relatif lambat.
Einsten pernah bilang: "Masalah tidak bisa dipecahkan dilevel (kecerdasan) dimana hal itu diciptakan".
Meningkatkan kesadaran biayanya jauh lebih murah dibanding dengan meningkatkan kecerdasan.
Hasilnya bisa dipastikan lebih baik karena datang dari manusia-manusia yang lebih baik kesadarannya.
Sekian dulu ya teman2 sudah malam. Lain kali bisa kita lanjutkan.. Mudah2an ada manfaatnya.Semoga bermanfaat!
Kalau yang mau follow twitternya mas Erbe Sentanu, klik ini saja:
@erbesentanuLabels: Keping Ilmu