Tuhan Bersamaku ; 11 Apr 2012
Aku tak pernah tahu apa yang kan kuhadapi esok hari, malam nanti, sejam nanti atau bahkan beberapa detik lagi. Apakah bahagia, entah duka atau luka. Aku tak pernah tahu apa pun, kecuali satu: Tuhan selalu bersamaku.
Dan aku tak pernah tahu kemana hati ini menuju. Kepada siapa ia jatuh, berlabuh dan menambatkan tali cencang di satu hati yang utuh. Aku menginginkan jatuh pada seorang wanita seperti apa yang ada dalam kepalaku. Tapi aku tak berdaya apa-apa ketika Tuhan menghendaki aku jatuh pada seorang yang berbeda. Ketika itu aku mengetahui: sesungguhnya hati beserta apa-apa yang ada di dalamnya berada dalam genggaman Tuhan.
Dan aku ikhlas, hatiku jatuh meski tak berbalas. Karena kupercaya, Tuhan mengetahui kepada siapa aku mencinta. Dan aku percaya Ia akan membalas sesuatu apa walau sebesar zarrah. Tak terkecuali cinta.
Labels: Tarian Bebas Sebuah Pena