Letusan yang Kaucari ; 19 Jan 2011
Cahaya warna-warni di gelap langit itu memikatmu ternyata, sangat. Begitu kaudengar suaranya, bahagia membuat matamu menatap langit, mencari merah, hijau atau biru pada hitam. Tentu saja, kau pun rela memaksa sakit untuk berjumpa dinginnya 12 malam. Membawa serta selimut, lalu kembali tidur setelahnya.
Kubilang ‘Norak!’ karena di rumahmu tak ada yang seperti itu.Kaubilang ‘Biarin!’ kau tak peduli, karena kau sederhana.
Aku, juga kau pun tahu kataku berlebihan. Tempatmu tak sebegitu yang kukatakan. Tapi tahukah kau? Aku hanya senang meledekmu, memancing bulan sabit tengkurap di bibirmu. Cemberut yang kusuka setelah senyumanmu.
Tahukah kau, dibalik ‘Norak’ itu aku menyimpan sesuatu.Rasa sayang untukmu, bukan cinta.Yang aku tak mengharap seperti surat yang harus kau balas.
Labels: 111 Kata